
Information about contemporary arts in East Indonesia is very poor. So many people in there even does not know at all what contemporary arts is and most of people thought that working as a farmer, sailor, in private company or in government institutional are much better than studying or applying arts.
My Works





Kepulauan Nusantara yang kaya raya dengan bahan tambang, mineral, hasil bumi, hutan dan lautan yang di huni oleh sebuah bangsa besar pelanjut sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit adalah sebuah realitas yang menumbuhkan rasa bangga sekaligus kecintaan yang mendalam pada diri warga bangsa yang telah berikrar untuk bersatu dan berdaulat dalam sebuah negara merdeka, Republik Indonesia. Dengan anugerah yang sedemikian luar biasa besar ini rasanya tak layak bagi rakyat Indonesia untuk berduka, terpuruk, lemah dan saling bertikai satu sama lain yang hanya akan menyengsarakan rakyat dan melemahkan negara di hadapan bangsa-bangsa lainnya. Akan tetapi kenyataan berkata lain, apalagi jika kita menyaksikan realitas kehidupan rakyat Indonesia hari ini akan terpampang deretan panjang persoalan berat yang berpotensi menghancur-leburkan eksistensi bangsa dan Negara di masa yang akan datang.
Keberagaman corak kultur masyarakat Indonesia merupakan suatu aset yang tak tenilai harganya. Sebagai Negara kesatuan yang kaya akan potensi seni dan budaya dengan keberagaman ini, sikap toleransi dituntut untuk menghargai antara satu sama lain.

Dilandasi semangat membawa seni tradisi menuju masa depan. Semangat ini lahir karena kompleksitas hidup semakin melunturkan nilai-nilai kerjasama dan toleransi antar umat manusia dalam menjalani hidup, sementara nilai-nilai tradisi berdasar pada kedua hal tersebut. Kehidupan akan lebih cerah dan terdamaikan jika kedua aspek tersebut terdapat dalam diri pribadi setiap manusia.


Mengapa berpijak pada seni pertunjukan tradisi? Seni pertunjukan tradisi memiliki unsur-unsur pembentuk yang kompleks. Sebagai seni kolektif, ia dapat menampilkan gambaran hidup atau realita masyarakat sesungguhnya. Pada konteks ini, khususnya menumbuhkembangkan minat pada seni pertunjukan tradisi asal NTT yang selama ini belum banyak dikenal, bahkan tidak diketahui sama sekali oleh publik.


Kesenian tradisional merupakan akar kebudayaan sebuah bangsa. Sejarah perkembangannya bersinggungan langsung dengan kehidupan nyata bangsa tersebut. Perubahan-perubahan yang terjadi di antaranya saling memiliki keterkaitan dan keterpengaruhan. Satu sisi, kesenian tradisional dapat dijadikan pijakan bagi sebuah perkembangan tetapi di sisi lain ia dipaksa menyesuaikan diri dengan perkembangan bidang-bidang kehidupan selainnya. Secara esensi, di dalam kesenian tradisional terkandung nilai-nilai filosofis yang menggambarkan karakter dan jiwa masyarakatnya.


Karakter dan jiwa masyarakat inilah yang sebetulnya tertanam secara imanen dalam diri setiap individu sehingga laku hidup individu tersebut dapat digunakan sebagai cerminan karakter sebuah bangsa. Atas dasar pikiran tersebut, maka untuk memahami karakter dan jiwa antarbangsa dapat dilakukan dengan mempertemukan bentuk-bentuk kesenian tradisional yang dimiliki. Pertemuan semacam ini dapat dimaknai secara menyeluruh dalam artian kebudayaan. Masing-masing dapat saling bertukar pandangan, wawasan, dan nilai-nilai hidup yang pada akhirnya akan menuntun ke dalam pemahaman sebuah proses kerjasama budaya yang dapat menampung seluruh aspek kehidupan.





Kerjasama antarbangsa (negara) merupakan salah satu cara atau jalan untuk menghadapi permasalahan-permasalahan kehidupan di dalam dan antarbangsa yang semakin kompleks. Dengan meletakkan dasar-dasar pemahaman melalui seni dan budaya maka diharapkan bentuk kerjasama dapat dijalin berdasarkan aspek-aspek kesamaan dan bukan semata-mata atas dasar aspek kepentingan. Untuk memurnikan tujuan-tujuan tersebut maka perlu dipertemukan unsur-unsur pokok kebudayaan (dalam hal ini seni pertunjukan tradisi).

Seni pertunjukan tradisi memiliki unsur-unsur pembentuk yang kompleks. Sebagai seni kolektif ia dapat menampilkan gambaran hidup atau realita masyarakat sesungguhnya. Pola kerjasama, komunikasi, saling memahami, dan kesungguhan ditampilkan dalam sebuah pentas seni pertunjukan demi tercapainya tujuan bersama. Selain itu makna filosofis yang terkandung di dalamnya merupakan filosofi hidup yang utuh dan berasal secara murni dari masyarakat.


FLOBAMORAKU
Sebagai masyarakat yang dilahirkan di bumi FLOBAMORA (Flores, Sumba, Timor, Rote, Alor, Sabu) sudah sepatutnya kita bersyukur pada Tuhan karena tahun lalu merupakan tahun emas Peringatan 50 tahun berdirinya Propinsi NTT (1958-2008). Momentum ini membuat kita semua membuka kembali lembaran perjalanan PEMDA Propinsi NTT dalam usahanya mencapai tujuan mensejahterakan masyarakat di bumi FLOBAMORA. Tentu banyak hal yang telah dicapai, namun tidak dapat dipungkiri bahwa persoalan klasik seperti kemiskinan, pengangguran, rendahnya kualitas pendidikan, rendahnya kualitas pelayanan kesehatan ( angka gizi buruk & busung lapar yang tinggi ) menyertai perjalanan Propinsi NTT, realitas tersebut masih dengan sangat mudah kita temui dalam masyarakat.
Dalam usaha mensejahterakan masyarakat di bumi FLOBAMORA banyak suka dan duka, keberhasilan, kegagalan telah kita jalani bersama. Pemimpin berganti pemimpin, generasi berganti generasi, dan ini saatnya bagi kita untuk berbuat yang terbaik bagi generasi kita yang akan datang. Marilah kita membuka lembaran hidup kita yang baru, salah satunya dengan berkesenian.
Dalam usaha mensejahterakan masyarakat di bumi FLOBAMORA banyak suka dan duka, keberhasilan, kegagalan telah kita jalani bersama. Pemimpin berganti pemimpin, generasi berganti generasi, dan ini saatnya bagi kita untuk berbuat yang terbaik bagi generasi kita yang akan datang. Marilah kita membuka lembaran hidup kita yang baru, salah satunya dengan berkesenian.
Company Profile
Project Manager: Novita Agustin Khristiani Lau (Choreographer)
Artistic Manager: Jacob Umbu Hunga Kapita (Musician)
Address: Jl. Margorukun no.110 RT.01/18, DN Krapyak, Sidoarum, Godean, Yogyakarta, Indonesia.
Co Person.: +6285228226250 (Novita) +6281578008127
email: waknawowe@yahoo.com
Artistic Manager: Jacob Umbu Hunga Kapita (Musician)
Address: Jl. Margorukun no.110 RT.01/18, DN Krapyak, Sidoarum, Godean, Yogyakarta, Indonesia.
Co Person.: +6285228226250 (Novita) +6281578008127
email: waknawowe@yahoo.com
Subscribe to:
Posts (Atom)

